
Jemaat yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, setelah kejatuhan manusia dalam dosa, maka yang semula Allah menciptakan dunia dengan segala isinya baik adanya menjadi rusak, baik rusaknya hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar.
Kebangkitan Yesus Kristus bukti Allah menaklukkan “kuasa maut/merusak” (Kis. Pr Rasul 2:24) Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus merupakan tanda cinta Allah Bapa demi rencana penyelamatan dunia seutuhnya dan menjadi titik pijak kemenangan kekuatan ilahi yang mampu menaklukkan “alam gelap”. Kemenangan Kristus adalah babak baru munculnya hidup baru yang penuh pengharapan.
Konsep kebaruan ciptaan bukan mengacu pada tubuh yang baru, namun konsep kebaruan tersebut dititik beratkan pada adanya pengharapan baru oleh kebangkitan Yesus Kristus. Itulah yang di maksud dengan ciptaan baru, di mana umat memiliki pengharapan baru akan kehidpuan masa mendatang, sekalipun selama menjalani hidup senantiasa di harapkan pada duka cita dan godaan.
Jemaat yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus dalam (Yohanes 20:19-31) kita bisa menemukan kenyataan bahwa sekalipun keraguan dan ketidak percayaan mengiringi keyakinan umat, namun Tuhan Yesus membongkarnya dengan memberikan “Damai Sejahtera”. Paskah yang berarti daya hidup baru karena kebangkitan Tuhan Yesus bukan hanya berdampak kepada kehidupan rohani saja. Tetapi dampak daya paskah yang lain perlu kita wujudnyatakan dalam kehidupan bersama, khususnya untuk memulihkan bumi ini. Sehingga ada pengharapan baru bagi generasi mendatang.
Paskah berarti memulihkan relasi, bukan hanya relasi manusia dengan Tuhan yang pulih saja, tetapi juga manusia dengan manusia, dan juga relasi manusia dengan alam.
Kiranya Tuhan mampukan kita sebagai ciptaan baru untuk terlibat aktif dalam karya keslamatan allah di dunia ini, dengan memulihkan alam ciptaan Tuhan. Amin.
Bacaan I : Kis. 2: 14a, 22-32;
Mazmur Tanggapan : Mazmur 16
Bacaan II : 1 Pet. 1: 3-9 ;
Bacaan Injil : Yohanes 20 : 19- 31
Sumber: Warta Gereja Edisi: Minggu, 27 April 2014
Add comment