Kebaktian minggu, 12 Juni 2011
Hari minggu ini istimewa karena pada hari ini kita memperingati pencurahan Roh Kudus kepada para rasul setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga. GKJ Manahan Surakarta memperingati hari turunnya Roh Kudus bersamaan dengan Riyaya unduh-unduh sebagai ucapan syukur kepada Tuhan yang telah memberkati kita dengan bumi dan seluruh isinya.
Kebaktian pukul 06.30 dipimpin oleh Pdt.Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si mengambil bacaan leksionari dari Kisah Para Rasul 2:1-21. Bacaan ini mengisahkan mengenai turunnya Roh Kudus kepada murid-murid berupa lidah-lidah seperti nyala api. Kemudian mereka bisa berkata-kata dalam berbagai bahasa. Banyak dari orang-orang mengira para murid sedang mabuk karena anggur.
Mengawali kotbahnya Pdt. Fritz bertanya apakah sebelum hari raya pentakosta, Roh Kudus tidak bekerja? Di kitab perjanjian lama mulai dari kejadian hingga maleakhi diceritakan tentang pekerjaan Roh Kudus dalam penciptaan, pekerjaan Roh Kudus pada diri raja Daud, dan nabi-nabi lainnya. Dari situ jelas bahwa Roh Kudus selalu bekerja bahkan sebelum pentakosta. Selanjutnya Pdt.Fritz Yohanes Dae Pany menjelaskan peran Roh Kudus dalam kehidupan kita. Paling tidak ada 3 poin penting yaitu:
1. Roh Kudus membimbung tiap orang percaya melakukan pelayanan
2. Roh Kudus memimpin para pemimpin jemaat (7 penatua dan diaken yang dipilih berdasarkan pimpinan Roh Kudus)
3. Roh Kudus member kuasa dan keberanian
Dari situ, dapat diambil kesimpulan bahwa Roh Kudus dapat berkarya dalam kehidupan setiap orang, bahkan memakai kelemahan kita untuk memuliakan Tuhan. Bagaimana agar Roh Kudus dapat berkarya dalam kehidupan kita? Yaitu kita harus taat pada kehendak Roh Kudus. Bahasa Roh merupakan salah satu karunia Roh, selain itu ada nubuat. Barangsiapa berkata-kata dalam bahasa roh ia membangun dirinya sendiri, barangsiapa bernubuat ia membangun jemaat. Kedua-duanya sama-sama penting. Dan perlu diingat mengapa Tuhan mengaruniakan Roh Kudus pada kita. Sesuai dengan amanat agung Tuhan Yesus untuk menjadikan semua bangsa muridKu. Apapun karunia Roh yang diberikan kepada kita hendaklah itu dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan saja. “Kejarlah kasih itu dan usahkanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.” (1 Korintus 14:1)
Setelah kebaktian selesai, acara dilanjutkan dengan lelang hasil bumi dan bazaar yang diisi oleh komisi-komisi yang ada di GKJ Manahan. Semua keuntungan dari lelang dan bazaar akan digunakan untuk pekerjaan Tuhan. Selain itu ada penampilan musik akustik dari pemuda-pemuda GKJ Manahan. Mereka sedang menggalang dana serta mensosialisasikan acara MOCA (Manahan on Christ Art Show) --sebuah parade band yang mengundang band-band antar gereja di Surakarta-- yang akan diadakan tanggal 3 September nanti kepada jemaat.
Selamat hari raya Pentakosta. Semoga Roh Kudus senantiasa memimpin hidup Saudara.
Kategori:
Add comment